BANJARNEGARA TANGGAP COVID-19

Jangan panik ! Mari bersama lawan COVID-19. Hubungi nomor layanan berikut :

HOTLINE

Dinas Kesehatan Banjarnegara

(0286) 591080

Whatsapp / Telegram  (chat)

0812 – 2812 – 4447

MONITORING DATA  COVID-19 KABUPATEN BANJARNEGARA

( DATA MERUPAKAN ANGKA KOMULATIF DARI BULAN MARET 2020 SAMPAI SEKARANG )

Data terintegrasi dengan Web Corona Jateng  (Update data secara otomatis)

Curl Data JSON

Update Terbaru : 2021-09-26 01:32:28 WIB

TERKONFIRMASI

Curl Data JSON

10702

Curl Data JSON

⇪ 0

SEMBUH

Curl Data JSON

9941

Curl Data JSON

⇪ 0

MENINGGAL

Curl Data JSON

640

Curl Data JSON

⇪ 0

  • KETERANGAN :
  • * Seluruh data ditulis/dihitung berdasarkan status terakhir pasien yang di entry oleh faskes.
  • * Penambahan Jumlah Data harian merupakan perbandingan dengan jumlah pada tanggal sebelumnya.
  • * Data sudah terintegrasi dengan website corona jateng

 

Apa Yang Harus Dilakukan?

Kontak Erat :

  • Orang yang memiliki riwayat kontak dengan kasus probable atau konfirmasi COVID-19. Riwayat kontak yang dimaksud antara lain:
    1. Kontak tatap muka/berdekatan dengan kasus probable atau kasus konfirmasi dalam radius 1 meter dan dalam jangka waktu 15 menit atau lebih.
    2. Sentuhan fisik langsung dengan kasus probable atau konfirmasi (seperti bersalaman, berpegangan tangan, dan lain-lain).
    3. Orang yang memberikan perawatan langsung terhadap kasus probable atau konfirmasi tanpa menggunakan APD yang sesuai standar.
    4. Situasi lainnya yang mengindikasikan adanya kontak berdasarkan penilaian risiko lokal yang ditetapkan oleh tim penyelidikan epidemiologi setempat (penjelasan sebagaimana terlampir).
  • Pada kasus probable atau konfirmasi yang bergejala (simptomatik), untuk menemukan kontak erat periode kontak dihitung dari 2 hari sebelum kasus timbul gejala dan hingga 14 hari setelah kasus timbul gejala.
  • Pada kasus konfirmasi yang tidak bergejala (asimptomatik), untuk menemukan kontak erat periode kontak dihitung dari 2 hari sebelum dan 14 hari setelah tanggal pengambilan spesimen kasus konfirmasi.


Suspek :

Seseorang yang memiliki salah satu dari kriteria berikut :

  • Orang dengan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) DAN pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di negara/wilayah Indonesia yang melaporkan transmisi lokal.
  • Orang dengan salah satu gejala/tanda ISPA DAN pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat kontak dengan kasus konfirmasi/probable COVID-19.
  • Orang dengan ISPA berat/pneumonia berat yang membutuhkan perawatan di rumah sakit DAN tidak ada penyebab lain berdasarkan gambaran klinis yang meyakinkan.

Konfirmasi :

  • Seseorang yang dinyatakan positif terinfeksi virus COVID-19 yang dibuktikan dengan pemeriksaan laboratorium RT-PCR.
  • Kasus konfirmasi dibagi menjadi 2:
    1. Kasus konfirmasi dengan gejala (simptomatik)
    2. Kasus konfirmasi tanpa gejala (asimptomatik)

Apa Itu COVID-19?

COVID-19 adalah penyakit yang disebabkan oleh Novel Coronavirus (2019-nCoV), jenis baru coronavirus yang pada manusia menyebabkan penyakit mulai flu biasa hingga penyakit yang serius seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Sindrom Pernapasan Akut Berat/ Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).

Pada 11 Februari 2020, World Health Organization (WHO) mengumumkan nama penyakit yang disebabkan 2019-nCov, yaitu Coronavirus Disease (COVID-19).

Gejala

Gejala umum berupa demam ≥38°C, batuk kering, dan sesak napas. Jika ada orang yang dalam 14 hari sebelum muncul gejala tersebut pernah melakukan perjalanan ke negara terjangkit, atau pernah merawat/kontak erat dengan penderita COVID-19, maka terhadap orang tersebut akan dilakukan pemeriksaan laboratorium lebih lanjut untuk memastikan diagnosisnya.

Penularan

Seseorang dapat terinfeksi dari penderita COVID-19. Penyakit ini dapat menyebar melalui tetesan kecil (droplet) dari hidung atau mulut pada saat batuk atau bersin. Droplet tersebut kemudian jatuh pada benda di sekitarnya. Kemudian jika ada orang lain menyentuh benda yang sudah terkontaminasi dengan droplet tersebut, lalu orang itu menyentuh mata, hidung atau mulut (segitiga wajah), maka orang itu dapat terinfeksi COVID-19. Seseorang juga bisa terinfeksi COVID-19 ketika tanpa sengaja menghirup droplet dari penderita. Inilah sebabnya mengapa kita penting untuk menjaga jarak hingga kurang lebih satu meter dari orang yang sakit.

Ayo Lindungi diri dari COVID-19

Terapkan etika batuk atau bersin (dengan menutup mulut dan hidung), dan jangan meludah sembarangan

Bersihkan benda yang sering disentuh

Gunakan masker jika Anda sakit dan segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat

Cuci tangan dengan sabun

Hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut dengan tangan yang belum dicuci

Konsumsi makanan bergizi dan berolahraga

Bagaimana Gejala COVID-19?

Orang yang terinfeksi memiliki gejala seperti demam, batuk, dan kesulitan bernafas.
Gejala dapat berkembang menjadi pneumonia berat.

Lakukan Hal Berikut
Jika Anda Mengalami Gejala Mirip  COVID-19 :

 

 

  • Hubungi nomor layanan COVID-19 di (0286) 591080 untuk mendapatkan penanganan
  • Kenakan masker dan ganti secara berkala, agar tidak menular ke orang lain
  • Tinggal di dalam rumah dan jaga jarak dengan orang lain
  • Minta bantuan teman, anggota keluarga, atau layanan jasa lain untuk menyelesaikan urusan di luar rumah
  • Lakukan semua poin diatas selama 14 hari untuk membantu mengurangi penyebaran virus